Analisis Teknis

Trading Breakout

Tentang Breakout dan Cara Terbaik Menggunakannya


Trading breakout sangat penting bagi rutinitas semua trader. Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa kecakapan untuk trading dengan strategi breakout adalah kunci untuk hasil konsisten dari semua strategi trading, apakah itu scalping, trading posisi, atau trading harian.

Artikel ini menjelaskan sejumlah fitur utama breakout (penembusan). Ada penjelasan tentang perkakas visual untuk mendeteksi breakout, berbagai cara untuk trading breakout, dan panduan untuk mencegah misinterpretasi yang mungkin terjadi menyangkut breakout palsu. Maka artikel ini bisa sangat bermanfaat bagi trader mana pun yang ingin agar trading breakout lebih efektif, tepat, dan menghasilkan.

 

Definisi dan Arah

Interaksi antara harga set dan level resistance atau support adalah bagian terpenting dari analisa teknikal.

Harga bisa melakukan dua hal dengan dua level ini, berbalik arah atau menembus. Berbalik arah adalah apa yang lebih sering terjadi. Yang disebut terakhir disebut penembusan (breakout).

Definisi terperinci tentang breakout mengarah pada suatu peristiwa di mana harga menembus level resistance atau support penting.

Sebagaimana penjelasan di atas, breakout bisa bullish ketika harga bergerak naik atau bisa juga bearish bila harga bergerak turun.

 

Konsolidasi Sebelum Breakout

Hal yang biasa terjadi sebelum breakout adalah konsolidasi, yang bisa memperlihatkan bahwa pasar memperoleh daya gerak sebelum memulai gerakan agresif. Inilah mengapa semakin panjang konsolidasi, bisa semakin tajam breakout yang akan terjadi.

Grafik harian perilaku harga emas tahun 2019 menunjukkan skenario ini. Dari Juli hingga Agustus harga berkonsolidasi di level bawah 1400 dolar sebelum melakukan gerakan naik agresif sampai 1500 dolar.

Perlu diketahui bahwa ketika level resistance konsolidasi bertahan stabil di 1430 dolar selama ini, harga bawah naik secara bertahap di atas 1400 dolar. Bagi trader yang teliti, gerakan itu bisa saja bullish.

Selain itu, di tengah konsolidasi yang sedang diamati ada dua hari ketika harga beringsut di atas level resistance 1430 dolar, tetapi sebentar kemudian kembali ke kanal datar. Gerakan mendadak tersebut adalah contoh breakout palsu, yang akan kita bahas kemudian di artikel ini.

 

Dua Cara Menemukan Breakout

Ada berbagai pandangan tentang apa yang sebaiknya dianggap breakout dan kapan.

Sebuah pandangan menyarankan untuk meyakini breakout ketika harga bergerak melampaui maksimal atau minimal sebelumnya. Dengan kata lain, harga memotong harga tinggi atau rendah yang terakhir. Di sini pucuk lilin (bagian paling ujung dari bayangan lilin) dianggap sebagai level resistance atau support harga yang sedang diamati.

Pandangan lain mungkin lebih waspada. Pandangan ini menekankan bahwa penting untuk menunggu sampai harga menguji ulang level dan bergerak melampauinya sampai taraf tertentu hingga breakout dianggap sah. Cara ini membantu terhindar dari “jebakan” breakout palsu.

 

Mendeteksi Breakout

Breakout Palsu dan Breakout Sah

Pada grafik Mingguan di bawah ini, kita bisa tahu kalau harga emas masuk ke zona di atas 1900 dolar.

Bagi seorang pengamat real-time, ini adalah pemberitahuan tentang kemungkinan terbentuknya breakout.

Mengapa? Pertama, karena 1900 dolar adalah level psikologis yang penting. Inilah angka bulat yang membuka jalan ke zona harga tertinggi sepanjang masa di atas 2000 dolar. Selain itu, level resistance membelokkan harga turun beberapa kali sebelum mencoba menantangnya pada saat pengamatan grafik ini.

Maka situasi di bawah ini menjadi kandidat sempurna untuk sebuah breakout mencolok. Bagi trader, ini berarti kewaspadaan tinggi dan bersiap untuk memantaunya secara seksama. “Kandidat” adalah kata kunci di sini, karena kesalahan yang sering terjadi menyangkut breakout adalah menganggapnya sebagai fakta yang sah.

Sebagai langkah pencegah yang praktis, trader perlu menyadari bahwa tidak ada indikator yang menjamin bahwa kita bisa menginterpretasikan secara tepat apa yang kita amati. Harga tidak akan selalu melakukan apa yang kita perkirakan, bahkan ketika kita sudah menginterpretasikan dengan benar gerakannya saat ini.

Secara umum, pasar melakukan apa yang dia mau. Harga bisa “berubah pikiran” kapan pun bahkan ketika breakout seperti akan terbentuk. Itulah apa yang terjadi dengan emas dalam situasi yang kita bicarakan di sini.

Ketika Anda membaca tulisan ini, harga emas gagal menembus 1900 dolar. Ternyata breakout ini palsu. Sampai saat ini, emas diperdagangkan di bawah level resistance itu.

Apa yang dilakukannya selama periode tersebut hanyalah menggoda level resistance utama 1900 dolar untuk beberapa saat, lalu turun drastis. Anda bisa melihatnya pada grafik di bawah ini.

Breakout aktual adalah yang bisa Anda tinjau kembali kemudian, karena itu sudah terjadi. Cara kedua untuk mengenali breakout yang sudah dijelaskan di awal artikel ini bisa membantu Anda.

Sebagai contoh adalah grafik di bawah ini. Kita bisa melihat harga emas naik ke 1800 dolar setelah meninggalkan 1700 dolar. Harga terlihat mendekati 1800 dolar, kembali turun beberapa saat, dan kemudian melintasi level ini bersama lilin bullish yang percaya diri. Inilah breakout. Ini sesuai dengan pendekatan kehati-hatian yang memantau harga terlebih dahulu, menguji level, dan kemudian melihatnya naik meninggalkan level itu.

Pada grafik harian emas di bawah ini, episode pertama pengujian ulang dilakukan segera setelah breakout level resistance 1760 dolar. Episode kedua terjadi setelah bulls mendorongnya ke 1815 dolar dan harga kembali turun ke level tersebut. Keduanya ditunjukkan dengan panah merah yang mengikuti breakout dengan panah hijau.

Agar Tidak Tertipu Breakout False

Situasi di mana harga seolah akan bertemu dengan level, tetapi secara tak terduga berbalik arah disebut sebagai breakout palsu.

Grafik di bawah ini yang sudah kita lihat sebelumnya menggambarkan situasi tersebut dengan baik. Di sini, breakout palsu terjadi di sekitar level resistance 1430 dolar. Harga hanya beberapa inci di atasnya, kemudian kembali turun. Kebiasaan harga yang “tidak jelas” sering disebut “menggoda” level.

Yang sering terjadi adalah para trader menganggap godaan itu sebagai pertanda bahwa breakout akan terjadi. Tetapi tidak. Bagaimana agar Anda tidak jatuh dalam jebakan ini?

Pertama, pastikan waktu berlangsungnya breakout. Berikan waktu kepada harga untuk memantapkan diri di atas level yang baru saja ditembusnya. Jangan buru-buru menyatakan bahwa inilah breakout asli. Jangan tergesa-gesa membuka atau menutup posisi untuk kemungkinan breakout itu. Waspadailah kemungkinan terjadinya pembalikan arah.

Kedua, gunakan beberapa kurun waktu. Platform Olymp Trade menawarkan beberapa kurun waktu mulai dari 15 detik sampai dengan satu bulan. Kurun waktu yang lebih lama bisa membantu mengecek apakah sebuah breakout harian yang Anda alami bisa relevan untuk zona strategis resistance atau support. Kurun waktu yang lebih singkat bisa membantu mengecek dinamika pasar jangka pendek dan mendeteksi kemungkinan terjadinya pembalikan tren dengan cara mengamati pembentukan lilin yang ada.

 

Breakouts dan Uji Ulang Level

Biasanya, level breakout diikuti dengan pengujian ulang level. Ini artinya, setelah menembus level resistance atau support biasanya harga akan kembali dari sisi lain sebelum kembali ke arah breakout.

Lebih tepatnya, setelah terjadi desakan bullish yang percaya diri sering terjadi koreksi turun. Sebaliknya, setelah terjadi penurunan drastis setidaknya harga kembali naik sebagian.

Banyak perdagangan yang dibuka tepat di saat momen itu terjadi, ketika harga menguji ulang sebuah level setelah menembusnya.

Sebagai contoh adalah grafik harga emas 10 menit berikut ini. Breakout level resistance pokok 1900 dolar berhenti di 1905 dolar. Setelah mencapainya, gerakan bullish mulai melemah dan harga berkonsolidasi menyamping di 1905 dolar.

Bagi pengamat real time, hal ini berarti dua kemungkinan. Pertama, koreksi bearish yang turun kembali ke 1900 dolar mungkin sedang terjadi. Ini akan berarti pengujian ulang level, dan akan menjadi sebuah kesempatan membuka posisi seperti yang dilakukan kebanyakan orang.

Atau, ini juga bisa berarti waktu beristirahat bagi bulls sebelum kembali naik. Sejumlah indikator teknikal dan waktu yang lebih pendek akan memberikan masukan untuk memutuskan antara dua kemungkinan ini.

 

Kesimpulan

Breakout adalah situasi yang biasa terjadi pada grafik harga. Breakout sering diawali dengan periode konsolidasi dan diikuti dengan pengujian ulang level. Kemungkinan terjadinya breakout palsu juga adalah risiko yang selalu ada bersama breakout.

Oleh karena itu, selalu ada cara untuk meningkatkan kualitas keputusan Anda dalam hal penentuan breakout. Yang terutama adalah menunggu harga mengonfirmasi breakout dan jangan terburu-buru bertindak ketika breakout baru saja terbentuk. Pengamatan dan kesabaran adalah yang utama.


Tim Olymp Trade selalu ada untuk membantu memperbaiki perdagangan Anda. Maka, Anda selalu bisa mengunjungi Pusat Bantuan dengan pertanyaan apa pun.

Related posts
Analisis Teknis

Mengenal Osilator DeMarker

Salah satu dari perkakas yang tersedia untuk trader Olymp Trade adalah Osilator DeMarker. Kami jelaskan tentang pengertian, cara kerja, dan bagaimana trader bisa menggunakannya...