Analisa

Tinjauan Pakar: Merosotnya Kapitalisasi Bank AS & Pasar Kripto

Analisa Jangka Menengah oleh Pakar Olymp Trade


Amerika Serikat mencoba bekerja sama dengan beberapa negara untuk mengubah situasi di pasar energi. Harga bensin tertinggi dalam tujuh tahun, apakah ini serius? Bagaimana dengan penilaian terhadap Biden? Sementara itu, dolar AS sedikit terkoreksi. Ada apa dengan pasar? Kami membahas masalah ini dalam intisari hari ini.

 

Tren Mingguan

  • EUR/GBP −1,69%. Trading turun 100 dolar dan pengganda X500, Anda bisa menghasilkan 845 dolar dengan mudah.
  • ETH/USD -12,38%. Trading turun 100 dolar dan pengganda X10, Anda bisa menghasilkan 123,80 dolar dengan mudah.
  • Apple +3,79%. Trading naik 100 dolar dan pengganda X20, Anda bisa menghasilkan 75,80 dolar dengan mudah.

 

Pasar Mata Uang

Pekan lalu, dolar AS terkoreksi tipis. Pasar mata uang bergerak tak menentu. USD/CHF naik 0,7%, dan USD/CAD hanya naik 0,3%. Namun dolar terkoreksi terhadap pound Inggris dengan naiknya GBP/USD 0,73%. Situasi saat ini disebabkan oleh faktor teknis dan bukan indikator fundamental.

Situasi fundamental secara umum tidak berubah. Oktober lalu, indeks harga konsumen AS tahun ke tahun naik 4,2%. Penjualan ritel naik signifikan 1,7%, demikian pula jumlah izin bangunan. Pasar bersiap-siap menyambut inflasi dan cenderung memilih mata uang yang lebih dapat diandalkan, yaitu USD.

Mungkin mata uang dengan performa paling buruk pekan lalu adalah euro. EUR/USD turun 1%, dan mata uang Eropa juga turun terhadap berbagai mata uang lain. Contohnya, EUR/JPY -0,75%, EUR/GBP -1,71%, dan EUR/CAD -0,72%. Kami berpendapat, penyebabnya adalah pertumbuhan PDB Zona Euro yang tidak melampaui ekspektasi 3,7% tahun ke tahun dan perlambatan inflasi. CPI Inti naik 2% Oktober lalu, sementara tingkat pertumbuhan diperkirakan 2,1%.

Meskipun para ahli ekonomi Moody’s memperkirakan pertumbuhan PDB rill di Jerman akan melampaui tahun lalu, pertumbuhan PDB riil di UE secara keseluruhan akan melambat.

Olymp Trade - Moody’s global outlook - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 1. Proyeksi global Moody’s untuk negara-negara G-20

EUR/USD membentuk Doji klasik pada kurun waktu 1D, yang memberikan harapan bagi kembalinya arah naik. Kami menduga target pembalikan bisa jadi 1.14000, atau koreksi Fibo 32%. Jangan buru-buru gembira, karena ini hanyalah jangka pendek bagi arah naik sebelum arah turun terjadi kembali.

Olymp Trade - EUR/USD chart - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 2. EUR/USD. 1D TF.

 

Pasar Saham

Pasar saham AS juga bergerak ke berbagai arah pekan lalu. Dow Jones turun hampir 0,7%, sementara Nasdaq 100 naik lebih 1% dan S&P 500 susah payah naik 1%. Perhatikan bahwa pasar saham semakin “datar” karena berita positif semakin berkurang. Musim laporan hampir berakhir, dan ancaman inflasi serta kenaikan harga makin menguat.

Di sisi lain, sejumlah bank investasi besar merevisi prediksi mereka untuk indeks menjadi lebih tinggi. Goldman Sachs juga merevisi pandangan mereka terhadap S&P.

Olymp Trade - Goldman Sachs forecast for S&P 500 - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 3. Prediksi Goldman Sachs untuk S&P 500

Menariknya, sektor perbankan adalah yang paling menderita selama pekan lalu. Saham Goldman Sachs turun lebih dari 4% pekan lalu, kapitalisasi JP Morgan Chase turun hampir 2%, dan Citigroup Inc. turun 3,9%.

 

Pasar Komoditas

Harga minyak Brent terus menurun. Pergerakan harga ada di kanal harga turun. Setelah menembus level support 80,50 dolar per barel, harga terus menurun.

Indikator RSI menunjukkan kepada kita bahwa harga memiliki arah yang cerah sebelum mencapai area jenuh jual (oversold). Oleh karena itu, tren turun lokal cenderung berlanjut. Support lokal selanjutnya adalah 77,45 dolar per barel. Bila tren tidak berubah di sekitar level ini, maka kita bisa melupakan tentang kembalinya ATH (harga tertinggi sepanjang masa) dalam jangka menengah.

Olymp Trade - Brent chart - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 4. MInyak Brent. 1D TF.

Berita utama pekan lalu yang menghalangi kenaikan harga minyak adalah permohonan Presiden AS tentang pelepasan bagian dari Cadangan Minyak Bumi Strategis (SPR). Bahkan kita tidak hanya berbicara tentang cadangan di AS. Penyebab kemunculan saran ini adalah kenaikan signifikan harga minyak di negara itu. November ini, harga bensin di AS naik 60% atau rata-rata 3,4 dolar per galon yang merupakan harga tertinggi dalam 7 tahun.

Joe Biden secara pribadi menyarankan kepada presiden China bahwa mereka sebaiknya melepaskan minyak dari cadangan strategis China. Mereka memperkirakan sekitar 200 juta barel. Permintaan yang sama juga disampaikan kepada pemerintah Jepang, India, dan Korea.

Para pejabat China mengatakan mereka sedang menyusun rencana untuk menjual minyak dari cadangan mereka. Jepang mendukung inisiatif ini tetapi pihaknya tidak dapat menggunakan cadangan minyak untuk menurunkan harga, karena peraturan.

Banyak dari para pelaku pasar yakin bahwa pekan ini Amerika Serikat akan mengumumkan penjualan minyak dari SPR pada 2022. Penjualan dari SPR AS dimulai 1 Oktober 2021. Rencananya adalah melepaskan 20 juta barel minyak pada 15 Desember 2021. Namun menurut EIA, penjualan tambahan sekitar 15 sampai 28 juta barel hanya membuat harga minyak turun 2 dolar per barel dan harga bensin dalam negeri 5 sampai 10 sen per galon.

Emas naik stabil pekan lalu, dan mencapai level 1870 dolar per troy ounce. Harga berkonsolidasi di sekitar level ini yang merupakan garis tren turun lokal.

Saat ini ada peluang besar bahwa aset akan menembus level ini dan terus bergerak menuju target 1900 dolar. Bila para bull berhasil mengamankan posisi mereka di atas level ini, maka akan terjadi perubahan tren. Namun jangan abaikan penembusan lokal yang bisa kembali ke struktur gerakan saat ini (penembusan palsu/ false breakout).

Olymp Trade - Gold chart - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 5. Emas. 1D TF. 

Penyebab terjadinya reli ini, meski dolar AS menguat, adalah suku bunga AS yang tertinggal di belakang ancaman berbagai hal yang memicu inflasi. Secara historis, Emas adalah aset utama pelawan inflasi. CPI naik 6,2% Oktober lalu, yang terakhir kali terjadi November 1990.

Pasar mulai menimbang secara seksama tentang kecenderungan inflasi tetap tinggi dalam waktu lama. Para investor sekali lagi mengalihkan perhatian mereka pada logam mulia ini.

Sejumlah bank besar merevisi prediksi mereka untuk emas. Goldman Sachs, dalam skenario terkininya yakin emas akan naik ke 2000 dolar per ounce awal 2022.

Para analis Credit Suisse memperkirakan harga akan mendekati level Juni, yaitu 1917 dolar. Level resistance selanjutnya adalah 1959 – 1977 dolar. Pada akhirnya, emas akan naik ke rekor tertinggi 2075 dolar per ounce menurut pendapat bank tersebut.

 

Pasar Mata Uang Kripto

Bitcoin gagal mempertahankan harga tinggi terbarunya dan mulai terkoreksi pekan lalu. Harga turun dari 69.000 dolar ke support lokal di sekitar 59.500 dolar, dan terus turun.

Harga turun menuju level support kuat berikut di 54.000 dolar. Bila wilayah ini bisa ditembus, maka tren jangka pendek akan berubah menjadi turun. Bila level harga 50.000 dolar bisa ditembus juga, maka tren jangka pendek bisa mengubah arah menjadi terus turun.

Olymp Trade - Bitcoin chart - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 6. Bitcoin. 1D TF.

Kapitalisasi untuk seluruh pasar mata uang kripto sudah turun ke 2,6 triliun dolar. Perputaran perdagangan harian juga turun ke 124 biliun dolar.

Olymp Trade - Bitcoin metrics - Expert Review 2021.11.22
Gbr. 7. Metrik Bitcoin

Indeks Ketakutan dan Kerakusan menjadi netral dan bertahan di 54 poin. Para trader ritel masih berharap untuk kenaikan kembali BTC. Indeks dominasi BTC masih di sekitar 42,5% sama seperti pekan lalu. Di saat yang sama, altcoin turun lebih drastis dibanding Bitcoin selama penurunan ini.

Presiden AS menandatangani perpanjangan nota infrastruktur 1,2 triliun dolar menjadi undang-undang tanpa amandemen untuk perusahaan mata uang kripto.

Tim Cook mengatakan bahwa dirinya memiliki mata uang kripto, tetapi Apple tidak akan berinvestasi mata uang kripto. CFO Twitter juga mengatakan perusahaan itu tidak mempertimbangkan berinvestasi mata uang kripto karena “saat ini tidak masuk akal”.

Pekan lalu, Ripple dan Binance mengajukan rencana untuk meregulasi pasar mata uang kripto:

  • Ripple mempublikasikan cara “operasional dan pragmatis” untuk membangun kerangka regulasi untuk mata uang kripto. Rencana ini melibatkan kerja sama antara pemerintah-dunia usaha, mengikuti legislasi terbaru untuk sektor keuangan, dan memberlakukan masa tenggang bagi perusahaan mata uang kripto.
  • Binance menerbitkan dokumen berjudul “10 Hak Fundamental Pengguna Kripto”. Para pembuat dokumen ini yakin bahwa regulasi tak terhindarkan, tetapi haruslah “cerdas” dalam hal kerahasiaan dan keamanan data. Serta kepatuhan terhadap peraturan penjualan derivatif.

Namun jangan lupa, baik Binance dan Ripple bukanlah bisnis terdesentralisasi. Retorika di atas penting bagi mereka untuk menghindari tekanan pemerintah.

 

Kesimpulan

Dolar AS terkoreksi, tetapi terlihat mengarah ke teknikal. Situasi fundamental tetap berpihak pada kenaikan USD.

Nyaris tidak ada kabar positif dari pasar saham. Beberapa sekuritas reli, tetapi bila dilihat secara utuh sebaiknya kita skeptis terhadap pertumbuhan tersebut.

Emas naik di tengah risiko inflasi. Sementara harga minyak turun setelah presiden AS mengumumkan rencana menjual cadangan strategis untuk beberapa negara termasuk China.

Bitcoin gagal mempertahankan harga tertinggi sepanjang masa dan terkoreksi. Apakah ini penurunan sementara sebelum momentum naik selanjutnya atau perubahan tren lokal, kita akan mengetahuinya awal pekan ini.

Related posts